Down the Via Dolorosa in Jerusalem that day
The soldiers tried to clear the narrow street
But the crowd pressed in to see
The Man condemned to die on Calvary
He was bleeding from a beating, there were stripes upon His back
And He wore a crown of thorns upon His head
And He bore with every step
The scorn of those who cried out for His death
Down the Via Dolorosa called the way of suffering
Like a lamb came the Messiah, Christ the King,
But He chose to walk that road out of
His love for you and me.
Down the Via Dolorosa, all the way to Calvary.
Por la Via Dolorosa, triste dia en Jerusalem
Los saldados le abrian paso a Jesus
Mas la gente se acercaba
Para ver al que llevaba aquella cruz
Por la Via Dolorosa, que es la via del dolor
Como oveja vino Cristo, Rey, Senor
Y fue El quien quiso ir por su amor por ti y por mi
Por la Via Dolorosa al Calvario y a morir
The blood that would cleanse the souls of all men
Made its way through the heart of Jerusalem.
Down the Via Dolorosa called the way of suffering
Like a lamb came the Messiah, Christ the King
But He chose to walk that road out of His love for you and me
Down the Via Dolorosa, all the way to Calvary.
http://www.youtube.com/watch?v=-v8HJC0Am84
Thursday, April 1, 2010
Tuesday, March 30, 2010
This Friday!!

Do you know that human cannot be forgiven from their sin just by doing good deeds?
Have you heard about Jesus who died on the cross to redeem us from our sin? And that because of His LOVE and by GRACE ALONE?
"the fear of the Lord is the beginning of wisdom, but fools despise teaching and instruction"
Come and be edified......
Gospel Rally Good Friday
Speaker: Rev. Dr. Stephen Tong
Opens for all (Christian and non-Christian)
Friday, 2 April 2010
16.30 hrs - Indonesian Service
19.30 hrs - Mandarin service with English Translation
Bartley Christian Church4 How Sun Drive - Singapore 538526
Info: +65 6473 6919
Website: http://www.stemi.org.sg/ or http://www.stemi.ws
(c) shimon
Saturday, March 20, 2010
Neither Nor.
Di dalam kehidupan ini kita seringkali diperhadapkan pada pilihan-pilihan.
Kita sudah sangat terbiasa diperhadapkan dengan konsep "Either -or" -harus memilih salah satu.. Mau di sini atau di sana, mau melakukan ini atau melakukan itu, opsi A atau opsi B, dsb..
Tetapi ternyata Tuhan kita bekerja jauh melebihi apa yang dapat kita pikirkan, bahkan yang kita reka-reka dan rancang baik sekalipun. Tuhan menyodorkan sebuah konsep pemikiran yang baru, bukan yang ini, bukan juga yang itu, tetapi sesuatu yang jauh lebih tinggi dari itu. "Neither - Nor" Lihat yang dikatakan Yesus kepada perempuan Samaria di pinggir sumur Yakub. Yohanes 4 : 20-23. Perempuan ini sangat cerdas, ia terus berkeinginan mengambil inisiatif pembicaraan, mengambil posisi menang, memutar-mutar arah pembicaraan, tetapi Tuhan bukan Tuhan yang dapat digoyahkan oleh manusia, Ia tetap berfokus pada berita yang hendak disampaikan. Ayat 21 dikatakan : "Percayalah kepadaKu hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem" inilah konsep baru yang Tuhan hendak ajarkan kepada perempuan Samaria itu.
Pikiran seperti ini juga terpampang jelas dalam Kitab Yosua, ketika dia pagi pagi bangun dan berdoa di hadapan Tuhan di suatu tempat dataran. Ia begitu kaget ketika melihat seorang yang perkasa berdiri di depannya. "Kawankah engkau atau lawan?" ( "Either or"). Dengan tenang orang itu menjawab, "Saya datang bukan menjadi lawan juga bukan menjadi kawan. Saya akan memipin kamu" inilah konsep "Neither -nor" Cara berpikir seperti inilah yang jauh lebih tinggi dari pikiran-pikiran alternatif yang dapat dikembangkan manusia.
Oleh karena itu teman, kita sebagai orang-orang yang muda, janganlah menganggap diri kita pintar, jangan membatasi diri dengan 2 alternatif saja, jangan membatasi diri dengan pikiran-pikiran kita sendiri. Tetap setia mencari apa kehendak Tuhan, dan taat akan pimpinanNya. Tuhan mungkin akan menjawab : "Bukan ini dan bukan itu, Aku telah menyediakan sesuatu yang melampui pikiranMu yang terbatas". Jadi teruslah bergumul, gali setiap potensi yang Tuhan beri buat masing-masing kita, sehingga sungguh kita mencapai limitasi maksimal dalam kehidupan kita bersama dengan Tuhan, Amin.
Diingat dan diceritakan kembali
dari kebaktian Minggu RECS, 31 Januari 2010
Pdt DR Stephen Tong.
Kita sudah sangat terbiasa diperhadapkan dengan konsep "Either -or" -harus memilih salah satu.. Mau di sini atau di sana, mau melakukan ini atau melakukan itu, opsi A atau opsi B, dsb..
Tetapi ternyata Tuhan kita bekerja jauh melebihi apa yang dapat kita pikirkan, bahkan yang kita reka-reka dan rancang baik sekalipun. Tuhan menyodorkan sebuah konsep pemikiran yang baru, bukan yang ini, bukan juga yang itu, tetapi sesuatu yang jauh lebih tinggi dari itu. "Neither - Nor" Lihat yang dikatakan Yesus kepada perempuan Samaria di pinggir sumur Yakub. Yohanes 4 : 20-23. Perempuan ini sangat cerdas, ia terus berkeinginan mengambil inisiatif pembicaraan, mengambil posisi menang, memutar-mutar arah pembicaraan, tetapi Tuhan bukan Tuhan yang dapat digoyahkan oleh manusia, Ia tetap berfokus pada berita yang hendak disampaikan. Ayat 21 dikatakan : "Percayalah kepadaKu hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem" inilah konsep baru yang Tuhan hendak ajarkan kepada perempuan Samaria itu.
Pikiran seperti ini juga terpampang jelas dalam Kitab Yosua, ketika dia pagi pagi bangun dan berdoa di hadapan Tuhan di suatu tempat dataran. Ia begitu kaget ketika melihat seorang yang perkasa berdiri di depannya. "Kawankah engkau atau lawan?" ( "Either or"). Dengan tenang orang itu menjawab, "Saya datang bukan menjadi lawan juga bukan menjadi kawan. Saya akan memipin kamu" inilah konsep "Neither -nor" Cara berpikir seperti inilah yang jauh lebih tinggi dari pikiran-pikiran alternatif yang dapat dikembangkan manusia.
Oleh karena itu teman, kita sebagai orang-orang yang muda, janganlah menganggap diri kita pintar, jangan membatasi diri dengan 2 alternatif saja, jangan membatasi diri dengan pikiran-pikiran kita sendiri. Tetap setia mencari apa kehendak Tuhan, dan taat akan pimpinanNya. Tuhan mungkin akan menjawab : "Bukan ini dan bukan itu, Aku telah menyediakan sesuatu yang melampui pikiranMu yang terbatas". Jadi teruslah bergumul, gali setiap potensi yang Tuhan beri buat masing-masing kita, sehingga sungguh kita mencapai limitasi maksimal dalam kehidupan kita bersama dengan Tuhan, Amin.
Diingat dan diceritakan kembali
dari kebaktian Minggu RECS, 31 Januari 2010
Pdt DR Stephen Tong.
Saturday, March 13, 2010
Pakailah Waktu Anugrah TuhanMU
Hari ini banyak aktivitas.... rasanya dari pagi ampek malem ndak putus2 hehe..
but anyway bersyukur buat kesempatan yg Tuhan kasih..
Pagi tadi first activity adalah di Redhill, ikut pembekalan tentang penginjilan.
nich undangan-e.
Mengundang Bpk/Ibu/Sdr./Sdri. sekalian untuk mengikuti:
sangat terberkati ikut kelas ini, sayang tadi agak terlambat, jadi ndak bisa tau dari awal
sampe akhir. (ada kepikiran mau pinjem DVD ini untuk nonton ulang ni....)
Dibawakan dengan ringan, banyak contoh2 kasus, namun tetep berbobot,
Kesan yang paleng keinget tentang sesi ini adalah :
- Yang paling penting dalam PI bukanlah berkutat dengan method2/cara2 tetapi yang
peleng penting adalah kuasa, otoritas , dan perintah yang Tuhan kasih untuk kita mengabarkan injil.
-Perbuatan baik... apapun bentuknya itu bukanlah PI, itu hanya pra PI. Demikian juga dengan persahabatan.
Sesion ternyata selesai lebih siangan *jam 1.00 PM. jadi nanggung jam nya karena sambil nunggu persekutuan pemuda jam stg 5. Kalo mau pulang, rasane kok sayank banyak waktu yang terbuang. Akhirnya pergi ke Tiong Bahru Plaza n ngendon di situ sambil buka2 buku kuliah untuk review2 Construction Law.
Abis itu stg 4 ikut persekutuan pemuda. Tema tentang Paska yang diambil dari Heidelbergh tentang apa yang tertuang di Pengakuan Iman Rasuli Sbb:
"yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus,
d salibkan mati dan dikuburkan.
turun ke dalam kerajaan maut"
What does it means?
Did Jesus realy deecended into the kingdom of death phisically??
Thx God for a clearer undertanding about what we believe.
Abis itu sebetulnya udah capek pol, apalagi masih ada efek dari kemaren2....
ternyata Singgih ajakin jalan ke Orchard, n langsung i said "No" hehehehe...
dan kemudian abis persekutian diumumkan kalo akan ada pembekalan tentang Kristologi berkaitan dengan KKR Jumat Agung.
Surprisingly... Si Singgih ajak aku untuk ikut... hehehe (heran juga ya liat anak ini jadi isa punya kerinduan seperti ini, just amaze ama cara Tuhan bekerja) ya udah meskipun pertamanya agak bergumul juga trus akhirnya makan n kemudian ikut lagi pembinaan ini..
Waktu sesi berlangsung, liat Bu maria (pengajar) jadi dapet teguran... Aku memperhatikan bajunya still the same, so itu berarti si ibuk ini dari pagi tadi ampek malem ini still di gereja...
La kalo aku aja yang hanya pendengar (duduk diam mendengarkan n belajar) aja udah mengeluh kerasa capek apalagi yang ngajar.... tue pu tue... Ayo masak semangatnya kalah... Belajarlah menghargai kesempatan demi kesempatan dari Tuhan dengan baik...
Bersyukur juga dapet profil hamba Tuhan yang bisa jadi role model...
Sesi malam ini higlight pada karya Tuhan Yesus yang sudah dinyatakan salib, kematianNya, KebangkitanNya dan kenaikanNya ke Surga, dan apa signifikansinya bagi kehidupan kita...
Satu higlight penting dari sesi ini : The grace of God is prior tu haman response
Hmm... Thx God buat semua yang sudah Kau kasih buat Andri hari ini, pengen rasanya berbagi ini semua dengan dia yg aku kasihi, tapi cukuplah aku berdoa supaya sebagaimana Tuhan mengajar aku dengan banyak hal, dia juga boleh terus diajar dan belajar taat padaMu ya Tuhan hehehe Amin. Semoga aja dia dapet tempat yang baik untuk bertumbuh di dalam Tuhan...
Thx,
semoga menjadi berkat..
nb maaf bahasanya amburadul... udah lama ndak ngeblog....
but anyway bersyukur buat kesempatan yg Tuhan kasih..
Pagi tadi first activity adalah di Redhill, ikut pembekalan tentang penginjilan.
nich undangan-e.
Mengundang Bpk/Ibu/Sdr./Sdri. sekalian untuk mengikuti:
Pelatihan Penginjilan
dengan tema "Paulus, Sang Penginjil"
oleh Ev. Ivan Kristiono M.Div (rekaman DVD)
Sabtu, 13 Maret 2010
Pk 09.00 am - 12.00 pm
(akan ada tanya jawab setelah session ini)
di Sekretariat GRII Singapura
237 Alexandra Road #03-11/12
The Alexcier
S 159929
Melalui session ini marilah kita belajar bersama dan diperlengkapi untuk mewartakan kabar baik yaitu Injil yang murni kepada orang lain.
Jangan lewatkan kesempatan berharga ini!
Ajak rekan-rekan yang lain sekalian.
Salam
Daniel
sangat terberkati ikut kelas ini, sayang tadi agak terlambat, jadi ndak bisa tau dari awal
sampe akhir. (ada kepikiran mau pinjem DVD ini untuk nonton ulang ni....)
Dibawakan dengan ringan, banyak contoh2 kasus, namun tetep berbobot,
Kesan yang paleng keinget tentang sesi ini adalah :
- Yang paling penting dalam PI bukanlah berkutat dengan method2/cara2 tetapi yang
peleng penting adalah kuasa, otoritas , dan perintah yang Tuhan kasih untuk kita mengabarkan injil.
-Perbuatan baik... apapun bentuknya itu bukanlah PI, itu hanya pra PI. Demikian juga dengan persahabatan.
Sesion ternyata selesai lebih siangan *jam 1.00 PM. jadi nanggung jam nya karena sambil nunggu persekutuan pemuda jam stg 5. Kalo mau pulang, rasane kok sayank banyak waktu yang terbuang. Akhirnya pergi ke Tiong Bahru Plaza n ngendon di situ sambil buka2 buku kuliah untuk review2 Construction Law.
Abis itu stg 4 ikut persekutuan pemuda. Tema tentang Paska yang diambil dari Heidelbergh tentang apa yang tertuang di Pengakuan Iman Rasuli Sbb:
"yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus,
d salibkan mati dan dikuburkan.
turun ke dalam kerajaan maut"
What does it means?
Did Jesus realy deecended into the kingdom of death phisically??
Thx God for a clearer undertanding about what we believe.
Abis itu sebetulnya udah capek pol, apalagi masih ada efek dari kemaren2....
ternyata Singgih ajakin jalan ke Orchard, n langsung i said "No" hehehehe...
dan kemudian abis persekutian diumumkan kalo akan ada pembekalan tentang Kristologi berkaitan dengan KKR Jumat Agung.
Surprisingly... Si Singgih ajak aku untuk ikut... hehehe (heran juga ya liat anak ini jadi isa punya kerinduan seperti ini, just amaze ama cara Tuhan bekerja) ya udah meskipun pertamanya agak bergumul juga trus akhirnya makan n kemudian ikut lagi pembinaan ini..
Waktu sesi berlangsung, liat Bu maria (pengajar) jadi dapet teguran... Aku memperhatikan bajunya still the same, so itu berarti si ibuk ini dari pagi tadi ampek malem ini still di gereja...
La kalo aku aja yang hanya pendengar (duduk diam mendengarkan n belajar) aja udah mengeluh kerasa capek apalagi yang ngajar.... tue pu tue... Ayo masak semangatnya kalah... Belajarlah menghargai kesempatan demi kesempatan dari Tuhan dengan baik...
Bersyukur juga dapet profil hamba Tuhan yang bisa jadi role model...
Sesi malam ini higlight pada karya Tuhan Yesus yang sudah dinyatakan salib, kematianNya, KebangkitanNya dan kenaikanNya ke Surga, dan apa signifikansinya bagi kehidupan kita...
Satu higlight penting dari sesi ini : The grace of God is prior tu haman response
Hmm... Thx God buat semua yang sudah Kau kasih buat Andri hari ini, pengen rasanya berbagi ini semua dengan dia yg aku kasihi, tapi cukuplah aku berdoa supaya sebagaimana Tuhan mengajar aku dengan banyak hal, dia juga boleh terus diajar dan belajar taat padaMu ya Tuhan hehehe Amin. Semoga aja dia dapet tempat yang baik untuk bertumbuh di dalam Tuhan...
Thx,
semoga menjadi berkat..
nb maaf bahasanya amburadul... udah lama ndak ngeblog....
Thursday, February 25, 2010
Pengudusan Emosi -part 1
"Orang yang agung adalah orang yang hidupnya bisa melampaui
teorinya yang sedemikian tinggi.
Orang yang hina adalah orang yang teorinya lebih tinggi
daripada hidupya.
Orang biasa adalah orang yang tau teori yang sulit,
tetapi lebih sulit lagi menjalankan dalam hidupnya"
p393
Seorang anak berbicara demikian,
"Saya memecahkan gelas, lalu ayah marah kepada saya. Itu berarti
ayah saya lebih mencintai gelas daripada mencintai saya."
Saya membalasnya,
"Bukan demikian. Itu karena kamu bisa dididik, sedangkan
gelas tidak bisa dididik. Ayahmu mencintai kamu,
mendidik kamu supaya kamu tahu kamu tidak boleh
sembarangan merusak barang. Jika ayahmu mendidik
kamu, bukan berarti ayahmu tidak mencintai kamu"
p 377
teorinya yang sedemikian tinggi.
Orang yang hina adalah orang yang teorinya lebih tinggi
daripada hidupya.
Orang biasa adalah orang yang tau teori yang sulit,
tetapi lebih sulit lagi menjalankan dalam hidupnya"
p393
Seorang anak berbicara demikian,
"Saya memecahkan gelas, lalu ayah marah kepada saya. Itu berarti
ayah saya lebih mencintai gelas daripada mencintai saya."
Saya membalasnya,
"Bukan demikian. Itu karena kamu bisa dididik, sedangkan
gelas tidak bisa dididik. Ayahmu mencintai kamu,
mendidik kamu supaya kamu tahu kamu tidak boleh
sembarangan merusak barang. Jika ayahmu mendidik
kamu, bukan berarti ayahmu tidak mencintai kamu"
p 377
Monday, February 8, 2010
All the Way My Saviour Leads Me
- All the way my Savior leads me,
What have I to ask beside?
Can I doubt His tender mercy,
Who through life has been my Guide?
Heav’nly peace, divinest comfort,
Here by faith in Him to dwell!
For I know, whate’er befall me,
Jesus doeth all things well;
For I know, whate’er befall me,
Jesus doeth all things well. - All the way my Savior leads me,
Cheers each winding path I tread,
Gives me grace for every trial,
Feeds me with the living Bread.
Though my weary steps may falter
And my soul athirst may be,
Gushing from the Rock before me,
Lo! A spring of joy I see;
Gushing from the Rock before me,
Lo! A spring of joy I see. - All the way my Savior leads me,
Oh, the fullness of His love!
Perfect rest to me is promised
In my Father’s house above.
When my spirit, clothed immortal,
Wings its flight to realms of day
This my song through endless ages:
Jesus led me all the way;
This my song through endless ages:
Jesus led me all the way.
S'panjang jalan Tuhan pimpin itu cukup bagiku..
Amen..
Tuesday, February 2, 2010
IMAN YANG MAHAL
IMAN YANG MAHAL
Bacaan : 1Petrus 1:3-9
Setahun: Keluaran 27-28; Matius 21:1-22
Nats: Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu
seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan
(1Petrus 1:6)
Pollicarpus adalah uskup kota Smirna (sekarang daerah Izmir,
Turki. Kota ini juga disebut dalam Wahyu 2:8-11).
Ketika itu sedang terjadi penganiayaan besar-besaran terhadap
orang kristiani. Mereka dikejar hendak dibunuh kalau tidak
mau mengakui kaisar sebagai Tuhan. Pollicarpus juga ditangkap.
Sebenarnya, ia punya kesempatan untuk melarikan diri,
tetapi ia memilih bertahan. Kepadanya lalu diberikan pilihan:
mengakui Kaisar sebagai Tuhan atau dibakar hidup-hidup?
Jawab Pollicarpus, "Selama 88 tahun aku melayani Dia,
tidak sekali pun Yesus mengecewakan aku. Bagaimana mungkin
sekarang aku menghujat Rajaku yang telah menyelamatkan aku?"
Ia akhirnya mati. Namun, ucapan Pollicarpus di ujung usianya itu
menjadi sangat terkenal, dan menggambarkan seseorang
yang bersedia mati demi mempertahankan kesetiaan pada imannya.
Iman, seperti juga cinta, teruji pada saat yang sulit.
Semakin mahal "harga" yang harus dibayar untuk iman kita,
maka semakin cemerlanglah "kilau" yang ditampakkannya.
Kesaksian hidup Pollicarpus di atas menunjukkan hal itu.
Sangat menggugah hati. Sejalan dengan yang dinasihatkan
Petrus kepada jemaatnya yang tengah menanggung
rupa-rupa pencobaan.
"Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan
kemurnian imanmu -- yang jauh lebih tinggi nilainya daripada
emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api" (ayat 7).
Apakah saat ini iman Anda tengah mengalami tantangan
dan tentangan berbagai kesulitan? Jangan kecil hati.
Lihatlah itu sebagai kesempatan untuk "naik kelas".
Berjalan terus dalam iman. Apabila semua itu berlalu,
dan Anda keluar sebagai pemenang, sungguh alangkah indahnya,
bukan? --AYA
KALAU KITA TIDAK PERNAH MENGALAMI "UJIAN"
KITA TIDAK AKAN PERNAH "NAIK KELAS"
__________________________________________
1Petrus 1:3-9
3. Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,
yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali
oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati,
kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,
4 untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa,
yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu,
yang tersimpan di sorga bagi kamu.
5 Yaitu kamu, yang dipelihara dalam kekuatan Allah
karena imanmu sementara kamu menantikan keselamatan
yang telah tersedia untuk dinyatakan pada zaman akhir.
6. Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu
seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.
7 Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian
imanmu -yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana,
yang diuji kemurniannya dengan api--sehingga kamu memperoleh
puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari
Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.
8 Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu
mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu
sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita
yang mulia dan yang tidak terkatakan,
9 karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.
Bacaan : 1Petrus 1:3-9
Setahun: Keluaran 27-28; Matius 21:1-22
Nats: Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu
seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan
(1Petrus 1:6)
Pollicarpus adalah uskup kota Smirna (sekarang daerah Izmir,
Turki. Kota ini juga disebut dalam Wahyu 2:8-11).
Ketika itu sedang terjadi penganiayaan besar-besaran terhadap
orang kristiani. Mereka dikejar hendak dibunuh kalau tidak
mau mengakui kaisar sebagai Tuhan. Pollicarpus juga ditangkap.
Sebenarnya, ia punya kesempatan untuk melarikan diri,
tetapi ia memilih bertahan. Kepadanya lalu diberikan pilihan:
mengakui Kaisar sebagai Tuhan atau dibakar hidup-hidup?
Jawab Pollicarpus, "Selama 88 tahun aku melayani Dia,
tidak sekali pun Yesus mengecewakan aku. Bagaimana mungkin
sekarang aku menghujat Rajaku yang telah menyelamatkan aku?"
Ia akhirnya mati. Namun, ucapan Pollicarpus di ujung usianya itu
menjadi sangat terkenal, dan menggambarkan seseorang
yang bersedia mati demi mempertahankan kesetiaan pada imannya.
Iman, seperti juga cinta, teruji pada saat yang sulit.
Semakin mahal "harga" yang harus dibayar untuk iman kita,
maka semakin cemerlanglah "kilau" yang ditampakkannya.
Kesaksian hidup Pollicarpus di atas menunjukkan hal itu.
Sangat menggugah hati. Sejalan dengan yang dinasihatkan
Petrus kepada jemaatnya yang tengah menanggung
rupa-rupa pencobaan.
"Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan
kemurnian imanmu -- yang jauh lebih tinggi nilainya daripada
emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api" (ayat 7).
Apakah saat ini iman Anda tengah mengalami tantangan
dan tentangan berbagai kesulitan? Jangan kecil hati.
Lihatlah itu sebagai kesempatan untuk "naik kelas".
Berjalan terus dalam iman. Apabila semua itu berlalu,
dan Anda keluar sebagai pemenang, sungguh alangkah indahnya,
bukan? --AYA
KALAU KITA TIDAK PERNAH MENGALAMI "UJIAN"
KITA TIDAK AKAN PERNAH "NAIK KELAS"
__________________________________________
1Petrus 1:3-9
3. Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,
yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali
oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati,
kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,
4 untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa,
yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu,
yang tersimpan di sorga bagi kamu.
5 Yaitu kamu, yang dipelihara dalam kekuatan Allah
karena imanmu sementara kamu menantikan keselamatan
yang telah tersedia untuk dinyatakan pada zaman akhir.
6. Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu
seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.
7 Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian
imanmu -yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana,
yang diuji kemurniannya dengan api--sehingga kamu memperoleh
puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari
Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.
8 Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu
mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu
sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita
yang mulia dan yang tidak terkatakan,
9 karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Me
About Me
- Andri Prasetya
- Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
- All the way my savior leads me, what have i to ask beside
